877 Kasus TBC Ditemukan di Sumbawa, Dinkes Imbau Masyarakat Tetap Waspada
Jangkauan Serang – 877 Kasus TBC Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa mencatat 877 kasus Tuberkulosis (TBC) sepanjang tahun ini, menandakan penyakit menular ini masih menjadi persoalan serius di wilayah tersebut. Pihak Dinkes meminta masyarakat untuk tetap waspada dan aktif melakukan pencegahan.
TBC Masih Mengancam
Kepala Dinas Kesehatan Sumbawa menyatakan, sebagian besar kasus TBC ditemukan di wilayah perkotaan dan desa padat penduduk, di mana risiko penularan lebih tinggi. Kondisi ini diperparah oleh kurangnya kesadaran masyarakat tentang gejala awal penyakit.
“Gejala TBC seringkali mirip dengan sakit biasa, seperti batuk berkepanjangan, demam ringan, atau penurunan berat badan. Masyarakat harus waspada dan segera memeriksakan diri jika mengalami gejala tersebut,” ujar kepala Dinkes.
Baca Juga: Pertemuan Trilateral Perdana Indonesia–PNG Australia Sepakat Perkuat Keamanan Kawasan
Upaya Pemerintah
Dinas Kesehatan telah melakukan beberapa langkah strategis untuk menekan penyebaran TBC, antara lain:
Peningkatan layanan screening dan diagnosis dini di puskesmas dan rumah sakit,
Pemberian obat secara gratis bagi pasien yang terdeteksi,
Edukasi masyarakat mengenai pola hidup sehat dan cara mencegah penularan, seperti menutup mulut saat batuk dan menjaga sirkulasi udara rumah.
Peran Masyarakat Sangat Penting
Selain mengandalkan program pemerintah, warga diminta aktif menjaga kesehatan diri dan keluarga. Penggunaan masker saat batuk, menjaga kebersihan lingkungan, dan tidak menunda pemeriksaan ke fasilitas kesehatan menjadi langkah preventif yang efektif.
Seorang dokter di Sumbawa menekankan, “Penanganan TBC memerlukan disiplin tinggi. Pasien harus rutin mengonsumsi obat sesuai jadwal agar sembuh total dan tidak menulari orang lain.”
877 Kasus TBC Pencegahan Lebih Efektif dari Pengobatan
Dinkes menekankan bahwa pencegahan tetap lebih efektif daripada pengobatan. Mengingat TBC adalah penyakit menular melalui udara, setiap individu memiliki peran penting dalam memutus rantai penularan.
“Masyarakat yang sehat dan peduli bisa membantu menekan angka kasus TBC, sekaligus melindungi keluarga dan lingkungan sekitar,” tambahnya.
Harapan ke Depan
Dinas Kesehatan berharap kesadaran masyarakat meningkat sehingga kasus TBC dapat ditekan secara signifikan. Dengan kolaborasi antara pemerintah, tenaga medis, dan masyarakat, Sumbawa diharapkan mampu mengendalikan penyebaran penyakit ini.






