1. Fakta Sidang Nadiem Konsultan IT Digaji Ratusan Juta dari APBN, Ini Kesaksian Mantan Kapusdatin
Jangkauan Serang – Fakta Sidang Nadiem Sidang lanjutan perkara dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook dan Chrome Device Management (CDM) di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat kembali memperlihatkan fakta mengejutkan. Dalam persidangan yang digelar pada 2 Maret 2026, mantan Kepala Pusat Data dan Informasi (Kapusdatin) Kemendikbudristek, Muhammad Hasan Chabibie, menjadi saksi untuk Jaksa Penuntut Umum.
2. Gaji Fantastis Tenaga Ahli: Jauh Lebih Tinggi dari Pejabat ASN di Kemendikbudristek
Saksi menyebutkan bahwa sejumlah tenaga ahli direkrut atas rekomendasi Staf Ahli pada masa itu, sehingga mayoritas orang yang masuk bukan berasal dari jalur birokrasi biasa, melainkan sebagai tenaga profesional eksternal dengan biaya tinggi.
Selama persidangan, jaksa juga menggali siapa saja pihak yang menerima gaji dan siapa yang memberikan instruksi perekrutan tenaga ahli. Saksi sempat menyatakan bahwa perekrutan tersebut terjadi atas rekomendasi staf ahli yang dekat dengan terdakwa.
Baca Juga: Try Sutrisno Meninggal Dunia Ini Profil Wapres ke-6 Republik Indonesia
3. Konteks Kasus: Dugaan Korupsi Chromebook dan Implikasi Dana Konsultan
Jaksa menyatakan bahwa program ini merugikan negara hingga sekitar Rp2,1 triliun, dengan dugaan aliran dana sebesar Rp809 miliar kepada sejumlah pihak — termasuk mantan menteri dan figur terkait.
4. Pembandingan Gaji ASN vs. Tenaga Ahli: Ketimpangan Terungkap di Sidang
Salah satu bagian yang menarik perhatian publik dalam sidang ini adalah ketika jaksa menanyakan langsung kepada saksi tentang perbedaan antara gaji ASN dan gaji tenaga ahli konsultan. Mantan Kapusdatin, dengan pengalaman birokrasi sejak 2006, menyebutkan pendapatannya sekitar Rp36 juta per bulan, yang jauh berada di bawah gaji tenaga ahli yang mencapai ratusan juta rupiah.
Perbandingan ini bukan hanya mengungkap indikasi ketimpangan, tetapi juga memicu pertanyaan tentang alasan dan urgensi perekrutan tenaga IT dengan gaji tinggi, terutama di tengah pembatasan anggaran lain dalam sektor pendidikan.
5. Fakta Sidang Nadiem Reaksi Publik dan Implikasi Anggaran Pendidikan
Fakta sidang ini juga memicu perdebatan luas di publik mengenai penggunaan APBN untuk konsultan tenaga ahli yang bergaji sangat tinggi. Di tengah proses hukum yang masih berlangsung, isu efisiensi anggaran pendidikan terus mendapat perhatian dari kelompok masyarakat sipil dan pengamat anggaran.
Kesimpulan
Sidang kasus dugaan korupsi pengadaan Chromebook dan CDM yang menjerat eks menteri Nadiem Makarim membuka banyak fakta baru. Salah satunya adalah pengakuan mantan Kapusdatin bahwa konsultan IT di era itu menerima gaji hingga ratusan juta rupiah dari APBN, jauh di atas standar ASN, yang kemudian menjadi sorotan tentang efektifitas, transparansi, dan pengelolaan anggaran negara di sektor pendidikan.






